01/11/2026

Razia Rumah Kos Di Cirebon, Polres Cirebon Kota Temukan Alat Isap Sabu Dan 5 Orang Positif Narkoba

Razia Rumah Kos Di Cirebon Pol 1793330164810 347632

Razia Rumah Kos Di Cirebon Pol 1793330164810 347632

 

 

Kota Cirebon – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota Polda Jabar bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Detasemen Polisi Militer (Denpom), dan Satpol PP menggelar razia gabungan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di dua lokasi rumah kos wilayah Kota Cirebon, Jawa Barat. (30/10/2026)

 

Operasi KRYD gabungan tersebut dilaksanakan sebagai langkah nyata kepolisian dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika guna memelihara situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

 

Kasat Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota AKP Shindi Al Afghany menjelaskan bahwa pemeriksaan menyasar tempat kos di Jalan Kembang dan Jalan Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Sukapura, Kota Cirebon.

 

“Malam ini kami melakukan kegiatan KRYD gabungan bersama BNN, Denpom, dan Satpol PP dengan menggelar razia di dua tempat kos guna menekan angka penyalahgunaan narkoba,” kata Kasat Narkoba

 

Dari hasil pemeriksaan di lokasi pertama Jalan Kembang, petugas mendapati empat orang positif tetrahydrocannabinol (THC) atau zat psikoaktif ganja berdasarkan tes urine.

 

Pemeriksaan dilanjutkan ke lokasi kedua di Jalan Wahidin Sudirohusodo. Di tempat kos tersebut, petugas menemukan satu orang positif amfetamin serta mengamankan sejumlah barang bukti berupa plastik klip yang diduga bekas pembungkus sabu beserta alat isap.

 

“Kami menemukan beberapa plastik klip yang diduga digunakan untuk membungkus narkotika jenis sabu. Langkah selanjutnya, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait temuan-temuan tersebut guna pengembangan kasus lebih jauh,” Ungkapnya

 

Kelima orang yang terindikasi positif tes urine langsung dibawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi menegaskan status hukum masing-masing individu masih dalam proses pendalaman serta penyidikan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

About The Author